Oleh: beb7n | Oktober 29, 2008

PENGAJARAN MENULIS DENGAN TEKNIK RESPONS SEBAYA

Perkembangan dunia telekomunikasi dan komunikasi saat ini sangat pesat dengan ditemukannya berbagai macam alat teknologi informasi (TI) yang canggih. Dengan peralatan TI tersebut, seolah tidak ada batasan geografis di dunia ini. Semua orang dari berbagai tempat dan budaya dapat saling berkomunikasi, diantaranya yang paling dominan adalah melalui tulisan.

Namun disayangkan pengajaran menulis bagi siswa di Indonesia umumnya kurang berhasil. Secara garis besar ada tiga tahapan dalam pengajaran menulis; drafting, revising, dan editing. Para ahli berpendapat bahwa revising adalah tahap terpenting dalam proses itu. “Revising is the heart of writing”

Para guru sebagian besar sudah melaksanakan revising ini. Mereka merevisi dan mengoreksi  draft  tuliasn yang dibuat siswa.  Tindakan ini  adalah hal yang kurang tepat. Ia membuat siswa menjadi tergantung kepada guru, padahal guru tidak selamanya mendampingi  siswa seumur hidupnya.

Pengajaran dengan teknik respons sebaya (peer respone) dapat dijadikan salah satu alternatif bagi pengajaran menulis (yang kurang berhasil) sebagaimana tergambar di atas. Para siswa bekerja dalam kelompok kecil dan merespons/ merevisi hasil kerja teman mereka. Tentunya para siswa tersebut dibekali dengan pedoman (guidelines) berupa serangkaian pertanyaan tentang bagaimana melakukan revisi terhadap tulisan orang lain. Dalam hal ini guru berperan sebagi fasilitator dengan menyediakan guidelines, lembar revisi, dan hal lain yang dibutuhkan siswa.

Penjelasan selengkapnya akan tentang teknik respons sebaya ini akan saya post pada saatnya nanti. So guys,  keep in touch and keep in smile.


Responses

  1. teknik pembelajaran yang menarik, pak. teknik2 konvensional berbasis pendekatan behaviouristik yang berpusat pada guru agaknya sudah kurang relevan lagi digunakan dalam pembelajaran, termasuk menulis.

  2. I do agree w/ ya. I’ve carrying out this technique since I thought that the conventional ones worked no more and it works better.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: